Sinau Leadership JQH Al-Furqan "Membangun jiwa pemimpin Qur'ani yang tangguh, amanah dan berakhlak mulia"


Hallo sahabat Al-Furqan...
Pada hari Ahad, tanggal 15 Februari 2026, pukul 09.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Sinau Leadership oleh departemen kaderisasi JQH Al Furqan UIN Salatiga yang bertempat di Ruang B5 Kampus 1 UIN Salatiga. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Jiwa Pemimpin Qur’ani yang Tangguh, Amanah dan Berakhlak Mulia.”

Kegiatan ini dihadiri oleh segenap pengurus JQH Al Furqan sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Adapun pemateri dalam kegiatan ini adalah Kanda Asim Abian Isna Nugraha, demisioer sekaligus Ketua JQH Al Furqan periode 2025, yang memberikan pemaparan mendalam terkait konsep Kepemimpinan Qur’ani.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Ketua Panitia dan Ketua Umum JQH Al Furqan. Selanjutnya, pembacaan doa dan masuk pada acara inti berupa penyampaian materi, dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Dalam materinya, pemateri menjelaskan tentang konsep dasar kepemimpinan dan pemimpin. Kepemimpinan diartikan sebagai proses mempengaruhi individu maupun kelompok untuk mencapai tujuan tertentu. Selain itu, dijelaskan pula teori Great Man Theories yang memandang pemimpin sebagai sosok luar biasa dengan kualitas bawaan yang ditakdirkan untuk memimpin.

Dalam perspektif Islam, kepemimpinan merujuk pada konsep Ulul Amri sebagaimana termaktub dalam Q.S. An-Nisa ayat 59, yang menegaskan pentingnya ketaatan kepada Allah, Rasul, dan pemegang kekuasaan selama berada dalam kebenaran. Selain itu, pemimpin juga diposisikan sebagai Khadimul Ummah (pelayan umat), yakni sosok yang mengutamakan pelayanan kepada masyarakat atau anggotanya.

Adapun tugas utama seorang pemimpin meliputi:
1. Perintis
2. Penyelaras 
3. Pemberdaya
4. Contoh

Pemimpin yang efektif adalah mereka yang terus belajar sepanjang hidup, berorientasi pada pelayanan, serta mampu membawa energi positif di lingkungan sekitarnya. Selain itu, keterampilan yang harus dimiliki meliputi kemampuan komunikasi dan public speaking, membangun tim (build team), menjadi motivator, mengevaluasi diri, serta kemampuan mengorganisasi.

Lebih lanjut, disampaikan pula model Kepemimpinan Qur’ani menurut M. Quraish Shihab (2014), yang menjelaskan bahwa seorang pemimpin ideal sebagaimana tercermin dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah setidaknya memiliki empat kriteria utama, yaitu:
1. Shidiq (jujur)
2. Amanah (dapat dipercaya)
3. Fathonah (cerdas),
4. Tabligh (mampu menyampaikan kebenaran)

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus JQH Al Furqan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan Qur’ani dalam menjalankan amanah organisasi, sehingga dapat melahirkan pemimpin yang tangguh, amanah, serta berakhlak mulia.




Dept.Litbang


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERINGATAN MILAD KE- XVIII JQH AL-FURQAN UIN SALATIGA 2025

GEBYAR SENI QUR'ANIYY XVII JQH AL-FURQAN UIN SALATIGA

Pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa UIN Salatiga Masa Bakti 2026 : Awal Regenerasi Kepemimpinan Mahasiswa